Belief System & Kekuatan Perubahan Manusia (Pemahaman Dasar Hypnosis Bag.2)

Dengan materi sebelumnya mudah-mudahan para sahabat sudah mulai paham bahwa Hypnosis adalah ilmu yang ilmiah dan tidak ada hubungan dengan unsur-unsur klenik dan mistis seperti yang dipikirkan orang pada umumnya. Dari pemaparan materi terdahulu, dapat dipahami bahwa semua memori dalam pikiran bawah sadar manusia akan membentuk Belief system dan Self Image. Jadi tujuan hypnosis pada dasarnya adalah Belief System Change atau Self Image Change.

Belief System & Bagaimana Terciptanya

Manusia terlahir dalam keadaan bersih, belum memiliki belief apapun. Setelah dia lahir melalui panca indera ia menerima informasi dari kedua orang tua dan lingkungannya. Dan itulah proses awal pengisian atau install belief yang ada pada manusia. Meski ada juga pakar yang mengatakan bahwa belief system di isi sejak dia berada dalam kandungan, ketika otak sudah mulai terbentuk dan organ pendengaran sudah tercipta. Belief system pada manusia tercipta dari interaksi dirinya dengan lingkungan, mulai di lingkungan keluarga, sekolah, teman, komunitas, dll. Untuk itu berhati-hatilah, semua interaksi yang kita lakukan dalam hidup berpotensi menciptakan belief system. serial key gridinsoft

Siapa Anda akan tercermin dari apa yang ada di kepala Anda, dan apa yang ada di kepala Anda akan tercermin dengan siapa selama ini Anda berinteraksi, bersosialisasi dan berasosiasi. Apa yang telah di install dalam pikiran bawah sadar manusia akan menjadi Life Script, dan ini akan menjadi patokan hidup yang dijalaninya. Untuk itu, manusia akan hidup seiring dengan belief system yang dianutnya, diyakininya. Itu akan menjadi standar kebenaran bagi dirinya dalam menjalani hidup.

Nah, sekarang mari kita lihat pada diri kita sendiri apa saja standar-standar kebenaran yang ada di kepala kita yang menjadi pegangan hidup ketika kita melangkah. Jika isi kepala kita hal-hal negatif dan melemahkan, jangan salahkan jika hidup PCSoftPatch Anda penuh hal-hal yang negatif dan lemah. Jika isi kepala kita berisi hal-hal yang positif dan optimis, maka hidup kita akan senantiasa semangat dan positif.

Cek kembali standar-standar itu dalam kepala kita, bagaimana belief kita tentang Tuhan, tentang keluarga, tentang kebahagiaan, tentang cinta, tentang pekerjaan, dll. Karena itu semua yang akan menciptakan “makna” dalam hidup Anda ketika menjalaninya. Itulah yang disebut MAP atau PETA PIKIRAN. Kemampuan manusia dalam merespon hidup apapun yang dihadapinya sangat tergantung peta pikiran yang dimilikinya.

Seiring waktu manusia bisa saja melakukan perubahan pada belief nya, apabila ada input yang kuat masuk pada dirinya dan dirinya mengijinkan hal itu, dalam arti ada kebutuhan dalam dirinya untuk berubah. Perubahan yang terjadi ada 3 macam:

  1. Menguatkan belief yang sudah ada
  2. Melemahkan belief yang sudah ada
  3. Mengganti belief yang ada

Semua itu, tergantung kemana tujuan perubahan akan dilakukan, semua kembali ke kebutuhan dulu. Itulah mengapa sering kali saya katakan di dalam forum-forum pelatihan bahwa perubahan itu 80% tergantung dirinya sendiri. Karena sangat tergantung dari “need” yang dia miliki.

Sebagai contoh, seseorang tidak akan berhenti merokok jika “dirinya” tidak membutuhkan untuk berhenti. Kuncinya ada pada “need”. Jadi jika ingin mendapat perubahan lebih cepat maka yang harus ditumbuhkan adalah need nya terlebih dahulu.  Jika ingin merubah diri sendiri atau membantu orang lain berubah pertama kali yang harus di tanyakan adalah “KEPENGEN” berubah atau tidak.

Dalam materi sebelumnya telah saya jelaskan bahwa semua informasi masa lalu berpotensi menjadi belief system. Belief system akan menjadi standar kebenaran yang ada pada diri seseorang. Ketika belief system itu mendukung tujuan hidup, maka orang tsb akan bergerak sesuai dengan arah tujuannya, sedangkan belief system yang bertentangan dengan tujuan hidupnya disebut dengan mental block.

Mental Block ini akan menjadi penghambat terbesar seseorang untuk sukses. Untuk menghancurkan mental block ini maka kunci utamanya adalah merubah belief system, atau istilah saya tadi adalah Belief Change. Maka dapat saya katakan bahwa,

Jika ada banyak hal yang menghambat dalam hidup Anda sesungguhnya itu kebanyakan berasal dari dalam diri sendiri. Maka beranilah mengevaluasi diri untuk mengubah belief system Anda

Kecenderungan orang justru tidak kembali pada diri sendiri, melainkan justru mencari alasan untuk pembenaran, menyalahkan orang lain, meratapi nasib, marah, dll. Itu semua tidak menyelesaikan masalah, karena sebenarnya kunci jawabannya ada pada belief system di pikiran Anda sendiri. Jika belief system itu tidak mengganggu pencapaian tujuan hidup, maka biarkan saja. Fokus pada yang menghambat saja. Contoh :

  • Ingin jadi pembicara, tapi malu tampil dilihat orang. Nah belief system yang menyebabkan munculnya rasa malu ini dilakukan perubahan.
  • Ingin jadi pengusaha sukses, tapi malu jualan. Nah, belief system yang menyebabkan malu jualan ini dirubah.
  • Ingin menjadi pemimpin, tapi minder. Nah, belief system yang menyebabkan munculnya rasa minder ini yang dirubah. Begitu seterusnya.

Begitu pula dengan perilaku-perilaku yang dirasakan bertentangan dan menimbulkan konflik diri, kecemasan, ketakutan, dll. Ingin hidupnya bahagia tapi selalu iri dengan keberhasilan orang lain, ingin hidupnya tenang tapi semua hal direspon secara negatif dan sulit move on. Begitu pula dengan trauma-trauma masa lalu, phobia, dll yang menimbulkan kecemasan berlebihan.

Nah, tips bagi pemula yang belum praktisi NLP dan Hypnotherapy dapat mencoba perubahan pada diri sendiri dengan menanamkan keyakinan berulang-ulang yang akhirnya menjadi sugesti pada diri sendiri tentang keyakinan baru yang lebih bermanfaat. “Belajarlah memandang semua hal dari semua sisi atau dari berbagai sudut pandang, maknai dari sisi lain yang lebih bermanfaat, beri arti dengan cara yang berbeda setiap peristiwa yang dialami”.

Cari pemaknaan yang membuat diri lebih tenang. Jangan pilih pemaknaan yang memancing state emosi negatif. Ada beberapa yang menanyakan ke saya, bagaimana caranya mengubah belief system orang lain pak, terutama jika orang itu selalu berbuat keburukan dan merugikan orang lain? Kawan-kawan saya beritahu kabar buruknya. Anda tidak akan bisa mengubah orang lain, karena prinsipnya “Orang berubah karena dirinya ingin berubah”. Selebihnya Anda hanya bisa memberi inspirasi dan motivasi agar dirinya mau berubah.

Seorang terapis NLP maupun Hypnotherapy seperti saya, atau seorang psikolog, guru, kyai, ustadz, dll. tidak bisa merubah seseorang. Prinsipnya itu semua hanya “Membantu agar orang tersebut bisa merubah dirinya sendiri”.

Jadi semua terapi sesungguhnya adalah self terapi, semua hypnosis adalah self hypnosis. Bedanya dibantu praktisi atau dilakukan sendiri, gitu saja. Itu pula yang menjelaskan, jika saya kaitkan dengan spiritual. Hidayah untuk berbuat kebaikan bukan turun dari langit secara tiba-tiba. Hidayah itu akan didapat bagi orang yang berusaha mencarinya. Nah mengapa orang mencari? Tentunya karena ada kebutuhan (need). Allah akan memberi hidayah itu pada siapa saja yang menginginkannya.

Contoh seorang perokok, akan sangat sulit berhenti merokok jika dirinya tidak ada keinginan kuat untuk berhenti. Misal, seorang isteri datang kepada saya ingin suaminya berhenti merokok, saya tanya si suami ingin berhenti apa tidak? Jawabnya “tidak”, maka ya setengah mati merubahnya.

Jadi kuncinya balik lagi, semua stimulus dari luar hanya mampu memberi kekuatan motivasi dan inspirasi. Selebihnya perubahan adalah milik orang yang menginginkan perubahan itu, menuju hidup berkualitas. Itu pula yang menjelaskan bahwa keberhasilan hypnotherapy bukan diukur dari kehebatan praktisinya, tapi lebih pada sejauh mana dan seberapa kuat klien membutuhkan perubahan. ()

Materi ini telah disampaikan pada kuliah online group Whatsapp tgl 16 April 2017. Jika Anda berminat belajar NLP & Hypnosis ikuti kelas online dengan fasilitator dari tim trainer Indonesia Life InstituteTM yang sudah bersertifikasi. GRATIS silahkan gabung di sini.

Joko Kurniawan

Trainer, Penulis Buku, & Hypnotherapist. Belajar dan mengembangkan diri tidak ada batasnya selama nyawa masih dikandung badan

You may also like...

1 Response

  1. June 7, 2017

    […] Akan dibahas pada artikel berikutnya Belief System & Kekuatan Perubahan Manusia (Pemahaman Dasar Hypnosis Bag.2) […]